Sabtu, Maret 07, 2009

Cara Mendidik Anak


15 Kesalahan Yang Harus di Hindari dalam Mendidik Anak

15kesalahan dalam mendidik anak, dikemukakan oleh Muhammad bin Ibrahim Al- Hamd dalam bukunya At- Taqshir fi Tarbiyatil Aulad: Al- Mazhahir, Subulul Wiqayah wal 'ilaj, yaitu :

  1. Mendidik anak dengan di manja dan hidup tanpa aturan, serta bersuka ria. akibatnya anak tumbuh dan terbiasa dengan kemewahan, egois, dan hanya mementingkan diirnya sendiri.
  2. Terlalu bersikap keras dan kasar. jika memukul ia memukul dengan berlebih- lebihan, jika menegur, mereka menegur dengan tidak keras.
  3. Hanya mementingkan asfek penampilan saja, dengan mengabaikan sisi rohani.
  4. Membeda- bedakan ( tidak berlaku adil) dalam memperlakukan anak- anak mereka.
  5. Berada lama diluar rumah, dengan mengabaikan pendidikan di rumahnya. sehingga anak- anak mereka rentan terkena fitnah dunia luar.
  6. Mendidik mereke diatas hal- hal yang rendah, kata- kata yang buruk, akhlak yang tidak terpuji; seperti merokok, menonton gosip, membuka aurat dalam berpakaian, berkata- kata kasar, jorok, dll.
  7. Melakukan berbagai larangan didepan anak- anak; seperti mendengarkan lagu- lagu erotis, menonton film forno, membuka aurat didepan anak- anak, dll
  8. Mendatangkan kemungkaran- kemungkaran kedalam rumah; seperti majalah forno, film- film tak bermanfaat, musik, buku- buku tidak bermanfaat, dll
  9. Banyaknya problem diantara orang tua.
  10. Kontradiksi; seperti orang tua menyuruh anaknya sholat tapi orang tuanya malah nonton TV
  11. Membiarkan anak- anak melakukan perbuatan yang negatif; seperti membiarkan anak- anak perempuan memakai pakaian yang seronok, membiarkan anak- anak lelaki mereka merokok, dll
  12. Tidak perhatian terhadap bacaan anak, baik atau buruk untuk seusianya.
  13. Mengabaikan dalam memilihkan sekolah untuk anak- anak mereka. karena sekolah adalah dunia kedua bagi anak- anak setelah rumahnya.
  14. Sedikit sekali mengadakan kerja sama dengan sekolah tempat anak- anaknya besekolah.
  15. Besikap masa bodoh atau meremehkan pendidikan anak, sehingga hasilnya asal- asalan.

( dikutip dari : selamat ! anak anda luar biasa, Muhammad Albani, Pustaka Iltizam, hal. 76-80)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar