Senin, Oktober 25, 2010

Horer Agama

NASIB HONORER AGAMA ISLAM DI SEKOLAH NEGERI

Bismillah ...
Allahu Akbar ... Allahu Akbar .... Allahu Akbar ...

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan, dan hanya kepada-NYA kita menggantungkan segala keluh dan kesah. itulah kiranya pedoman yang harus dipegang kuat- kuat oleh para guru honorer agama disekolah negeri. Pasalnya nasibnya kurang jelas, ikut pendataan CPNS di DEPAG berkasnya ditolak, ikut di Serikat Guru Honorer Jakarta juga namanya "dicoret".menurut laporan teman saya ketua SGJ Jakarta, setelah audiensi dengan DPR komisi E.

Ketidak jelasan induk ini, jika dibiarkan maka akan berdampak tidak adanya guru agama islam disekolah negeri sepert SDN, SMP, SMA, SMK, karena mereka Sarjana Pendidikan Islam atau selainnya tidak mau menjadi guru di sekolah tersebut karena nasibnya tidak jelas. di Depag di tolak, karena mereka hanya mau menerima guru- guru yang berasal dari MI, MTs, dan MA. sementara di Dinas Pendidikan Menengah (DIKMEN) mereka tidak mau menerima mereka karena mereka adalah tanggung jawab Depag.

Meski demikian, kepada seluruh guru honorer kita tidak boleh pesimis dan putus asa, karena nasib seseorang ada ditangan Allah SWT.kita harus tetap semangat mengajar, karena bagi guru agama mengajar bukan hanya sekedar mengajar, tapi kita sedang berdakwah menanamkan nilai- nilai islam pada generasi bangsa ini. kita berharap mudah- mudahan Allah SWT tidak menyia- nyaiakan amal ibadah kita semua.

salam honorer ...
Allahu Akbar... Allahu Akbar ... Allahu Akbar ......

Kamis, Februari 04, 2010

Semangat

Semangat Sampai Mati

Bismillahirrohmanirrohim
Kenikmatan yang paling besar yang Allah berikan kepada kita dibanding yang lainya adalah kita diberikan ilmu dan diberikan wadah untuk mengamlkannya. yaah walaupun sa at ini kita masih honorer, namun bukankah dihadapan Allah semua itu sama? tidak ada yang honorer dan juga tidak ada yang PNS. emang sih dihadapan pejabat PEMDA kita beda, tapi biarlah Takdir yang menjawab semuanya. tentu saja sambil terus berusaha.

Jumat, Januari 15, 2010

Do'a

Do'a untuk Sahabatku PTT

Al-hamdulillahirobbil'alamin, setelah sekian lama teman- teman Guru PTT menanti pengangkatan menjadi CPNS akhirnya kesempatan itu datang juga. Oktober 2010 seluruh teman- teman Guru PTT SMKN 44 ( ada 9 orang) resmi menjadi CPNS. bahagia tentu saja menghiasi jiwa seluruh teman- teman PTT. berubahnya status PTT menjadi CPNS tentu saja bukan hanya berubah status, namun pasti berubah juga semangatnya donk..?
Setelah perubahan status dari PTT menjadi CPNS saya melihat teman- temn begitu sibuk menyiapkan berkas dan kelengkapan- kelengkapan administrasi yang harus segera dipenuhi. sebagian teman- teman yang telah diangkat dari PTT menjadi CPNS masih menunggu untuk "prajab" (pra jabatan), karena di SMKN 44 baru 1 orang yang telah mengikuti prajab. ditengah- tengah penantian panggilan untuk prajabatan, teman- teman CPNS kembali mendapatkan berita gembira yaitu sertifikasi. kembali teman- teman disibukkan menyiapkan berkas dan kelengkapan administrasi untu mengikuti program sertifikasi. selamat semoga anda sukses.
Kami seluruh guru Honorer Murni berdo'a semoga setelah anda kami juga diberi kesempatan untuk bisa menjadi CPNs dan sertifikasi. amiin

Sabtu, Maret 07, 2009

Cara Mendidik Anak


15 Kesalahan Yang Harus di Hindari dalam Mendidik Anak

15kesalahan dalam mendidik anak, dikemukakan oleh Muhammad bin Ibrahim Al- Hamd dalam bukunya At- Taqshir fi Tarbiyatil Aulad: Al- Mazhahir, Subulul Wiqayah wal 'ilaj, yaitu :

  1. Mendidik anak dengan di manja dan hidup tanpa aturan, serta bersuka ria. akibatnya anak tumbuh dan terbiasa dengan kemewahan, egois, dan hanya mementingkan diirnya sendiri.
  2. Terlalu bersikap keras dan kasar. jika memukul ia memukul dengan berlebih- lebihan, jika menegur, mereka menegur dengan tidak keras.
  3. Hanya mementingkan asfek penampilan saja, dengan mengabaikan sisi rohani.
  4. Membeda- bedakan ( tidak berlaku adil) dalam memperlakukan anak- anak mereka.
  5. Berada lama diluar rumah, dengan mengabaikan pendidikan di rumahnya. sehingga anak- anak mereka rentan terkena fitnah dunia luar.
  6. Mendidik mereke diatas hal- hal yang rendah, kata- kata yang buruk, akhlak yang tidak terpuji; seperti merokok, menonton gosip, membuka aurat dalam berpakaian, berkata- kata kasar, jorok, dll.
  7. Melakukan berbagai larangan didepan anak- anak; seperti mendengarkan lagu- lagu erotis, menonton film forno, membuka aurat didepan anak- anak, dll
  8. Mendatangkan kemungkaran- kemungkaran kedalam rumah; seperti majalah forno, film- film tak bermanfaat, musik, buku- buku tidak bermanfaat, dll
  9. Banyaknya problem diantara orang tua.
  10. Kontradiksi; seperti orang tua menyuruh anaknya sholat tapi orang tuanya malah nonton TV
  11. Membiarkan anak- anak melakukan perbuatan yang negatif; seperti membiarkan anak- anak perempuan memakai pakaian yang seronok, membiarkan anak- anak lelaki mereka merokok, dll
  12. Tidak perhatian terhadap bacaan anak, baik atau buruk untuk seusianya.
  13. Mengabaikan dalam memilihkan sekolah untuk anak- anak mereka. karena sekolah adalah dunia kedua bagi anak- anak setelah rumahnya.
  14. Sedikit sekali mengadakan kerja sama dengan sekolah tempat anak- anaknya besekolah.
  15. Besikap masa bodoh atau meremehkan pendidikan anak, sehingga hasilnya asal- asalan.

( dikutip dari : selamat ! anak anda luar biasa, Muhammad Albani, Pustaka Iltizam, hal. 76-80)

Sabtu, Februari 28, 2009

Salam Kepada Guru

Hormatilah Guru ....!!!

dikutip dari :"Guru Teladan Dibawah Naungan Allah, Mahmud Samir Al- Munir, GIP"

Rasulullah saw bersabda : "ulama adalah pewaris para Nabi"

Ahmad Syauqi, penyair Mesir berkata:

:"berdirilah untuk menghormati guru dan agungkanlah Ia. Guru itu hampir- hampir seperti seorang Rasul."

Apakah Anda kenal seorang yang lebih mulia dari seorang yang membangun dan membina jiwa dan akal ? Ya Allah Maha Suci Engkau. Wahai guru yang paling baik, dengan pena engkau ajari umat- umat masa silam, Engkau keluarkan akal ini dari kegelapannya dan Engkau tunjuki dia cahaya terang sebagai jalan. Dengan tanganmu Engkau cetak akal itu, kadang seperti besi berkarat dan kadang halus mengkilap.

Engkau utus Musa dengan membawa Taurat sebagai pengarah dan Engkau utus Isa yang mengajarkan Injil, Engkau pancarkan sumber kefasihan untuk Muhammad saw sehingga dia mengungkap hadits dan memaparkan wahyu."

Hingga katanya :

"apabila guru tidak adil, maka sdikitlah ruh keadilan mengalir ditengah para pemuda...

Jika guru berbuat salah sedikit saja, maka akan lahirlah siswa- siswi yang lebih buruk darinya ....

wallahu a'lam bishshowab

Kamis, Februari 26, 2009

Niat

Etika Niat

(dikutip dari Ensiklopedia Muslim-Minhajul Muslim,Abu Bakar Jabir Al- Jazairi, Darul Falah, hal 105-107)

Firman Allah :

"padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-NYA dalam (menjalankan) agama dengan lurus" (Qs. Al- Bayyinah:5)

Sabda Rasulullah saw:

"sesungguhnya Amal perbuatan itu harus dengan niat, dan setiap orang itu tergantung pada niatnya" (muttafaq 'alaih)

"Allah tidak melihat kepada bentuk fisik kalian, dan harta kalian, namun Allah melihat kepada hati kalian dan amal perbuatan kalian" (muttafaq 'alaih)

Orang Muslim meyakini akan pentingnya niat bagi seluruh amal perbuatan agama dan dunianya. sebab seluruh amal perbuatan akan terhormat dengannya, kuat lemahnya tergantung padanya, dan baik buruknya terkait dengannya.

Hanya karena keinginan yang benar saja, amal perbuatan menjadi baik kemudian mendapatkan pahala. ini tidak lain karena keutamaan niat yang baik.

Rasulullah saw bersabda:

"Manusia terbagi kedalam empat golongan, yaitu:

  1. 1. orang yang diberi ilmu dan harta oleh Allah, kemudian ia mengamalkan ilmunya, pada hartanya ia menginfakkan di jalan Allah
  2. 2. orang yang diberi ilmu oleh Allah, tapi tidak diberi harta, kemudian ia berkata seandainya aku mempunyai seperti yang dipunyai dia (orang pertama), aku pasti berbuat seperti yang ia perbuat. Rasulullah saw bersabda "pahala kedua orang tersebut sama"
  3. 3. orang yang diberi harta oleh allah SWT, tapi tidak diberi ilmu. ia tidak bisa mengatur hartanya dan tidak menginfakkan di jalan-NYA.
  4. 4. orang yang tidak diberi ilmu dan harta oleh Allah SWT. kemudian ia berkata "seandainya aku memiliki apa yang dimilikinya (orang ketiga), aku pasti berbuat seperti yang ia perbuat. Rasulullah saw bersabda "dosa keduanya sama". (diriwayatkan Ibnu Majah dengan sanad yang baik)

Pada hadits di atas, orang yang memiliki niat yang baik, pahalanya disamakan dengan pahala orang yang berbuat amal shalih, dan orang yang memiliki niat yang rusak/ jahat di balas dengan dosa orang yang berbuat keburukan. hal ini sebabnya tiada lain adalah NIAT.

So.... miliki niat yang iklhas YUUUUUK .....

Jumat, Februari 20, 2009

Ta'aruf

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Teriring do'a dan salam semoga rekan- rekan guru honorer selalu berada dalam naungan dan ridho Allah SWT, serta sukses selalu menyertai aktivitas sehari- hari. amiin

Salam Kenal ...

Gimana kabar semuanya? masih sibuk dengan tugas mengajarnya ya? 

Melalui blog ini, saya ingin menjalin silaturrahmi, berbagi pengalaman, berbagi ilmu, dan berbagi segalanya, dengan seluruh guru honorer dimana saja berada, khususnya guru honorer PAI yang mengajar disekolah umum.

Saya akan senang sekali jika rekan honorer mau berbagi melalui blog ini.

Teruslah berjuang, luruskan niat, tetap istiqomah dan ...bersabarlah.  insya Allah hari depan lebih cerah. amiin...